Bingung Belajar Coding Darimana? Ini Pengalaman Saya Selama 3 Tahun


Awal belajar coding

Saya mulai belajar coding sejak umur 15 tahun, memang akan lebih baik jika belajar coding di usia yang masih muda, karena saya sendiri merasakan di usia yang masih muda, saya merasakan lebih mudah untuk mengerti sesuatu walaupun hal rumit sekalipun dan rasa penasaran yang masih besar akan segala hal membuat saya membongkar, mencari tahu segalanya tentang hal yang saya tekuni. Dengan keadaan seperti itu, pada awal saya belajar coding, saya pun telah memahami konsep-konsep dasar pemrograman yang cenderung sama walaupun bahasa pemrograman yang digunakan berbeda-beda. Sebelum itu, mungkin ada yang masih awam sekali tentang dunia pemrograman yang bertanya-tanya tentang bahasa pemrograman, jadi bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat sebuah program/aplikasi tidak selalu sama tergantung program/aplikasi yang ingin dibuat, apakah ingin membuat aplikasi berbasis dekstop, berbasis web, atau mobile (android). Bahasa pemrograman untuk membuat aplikasi berbasis web pun belum tentu setiap orang menggunakan bahasa pemrograman yang sama begitu juga dekstop dan mobile.

Apa itu bahasa pemrograman? dan bahasa pemrograman apa yang bagus untuk membuat suatu aplikasi? silahkan cek artikel berikut untuk lebih lengkapnya : Bahasa Pemrograman Apa Saja yang Wajib Dipelajari

Saya melihat dari sekian banyak bahasa pemrograman yang juga berbeda platform itu memiliki konsep dasar yang sama, Jadi saya beruntung mempelajari konsep dasar tersebut pada saat otak sedang haus-hausnya akan informasi dan pengetahuan agar nantinya ingin belajar bahasa pemrograman apapun cenderung lebih mudah. Namun belajar di usia yang tidak lagi muda pun tidak menjadi masalah mengingat istilah long life education yang berarti belajar seumur hidup atau tidak ada batasan umur untuk belajar asal mempunyai kemauan dan tekad yang kuat.


Apa yang pertama saya pelajari



Coding memerlukan kemampuan logika dalam memecahkan masalah secara sistematis, Jadi mempelajari tentang algoritma yang menunjukan bagaimana langkah yang sistematis dalam memecahkan masalah dengan flowchart dan pseudocodenya untuk penyelesaian masalah dengan bahasa yang mendekati bahasa pemrograman. Algoritma membantu dalam membuat alur program agar dapat berjalan sebagaimana mestinya, walaupun kode yang ditulis (coding) sudah benar atau tidak ada error kesalahan dalam penulisan, jika algoritma/alur programnya salah, pasti akan terdapat kendala dalam program yang membuat program/aplikasi tersebut tidak berjalan sesuai keinginan. Mempelajari hal-hal tersebut juga termasuk dalam konsep dasar dalam membuat suatu program. Jadi tidak ada salahnya untuk sedikit mengopreknya.


Belajar coding untuk pemula

Seiring waktu saya mempelajari algoritma, pada saat awal-awal belajar coding saya belajar bahasa C yaitu bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat program berbasis dekstop atau agar lebih mudah dimengerti yaitu program dekstop yang biasanya ekstensinya (.exe). Saya sangat bangga sekali saat program pertama yang saya buat dapat mengeluarkan output berupa text bertuliskan “Hello World!”. Bahasa C membantu saya untuk lebih mengerti tentang tipe data, ekspresi aritmatika, variabel, fungsi, sampai kondisi. Hal-hal tersebut juga termasuk konsep dasar yang dimana pada bahasa pemrograman lain juga dasarnya mirip seperti itu. Saya juga menyarankan sobat yang baru belajar coding untuk mencoba pemrograman dengan bahasa C.

Namun waktu itu saya lebih tertarik mempelajari HTML dan CSS yang digunakan untuk membuat tampilan antarmuka website dibandingkan dengan mempelajari pemrograman bahasa C. Mungkin karena hasilnya yang bisa langsung dilihat di aplikasi yang tidak asing lagi bagi kita yaitu browser. Dari segi coding juga bahasa C diawal-awal sudah terlihat ribet karena memang merupakan bahasa pemrograman yang digunakan untuk menyelesaikan masalah berbeda dengan HTML yang merupakan bahasa markup yang nantinya hanya digunakan sebagai wadah dari bahasa pemrograman web seperti PHP dan Javascript, jadi pada HTML tidak terdapat kode-kode seperti variabel ataupun suatu operasi untuk menyelesaikan masalah, hanya kode-kode yang secara langsung menampilkan output sesuai dengan kode yang ditulis, biasanya digunakan untuk membuat desain tampilan suatu website.

Untuk membuat tampilan website lebih menarik dan lebih mudah dioperasikan oleh pengguna, diperlukan CSS yaitu Cascading Style Sheet yang digunakan untuk mendesain atau dengan kata lain menghias HTML dengan mensetting warna, bentuk, ukuran dan lain-lain. Setelah saya bisa membuat sebuah tampilan web statis dengan menggunakan HTML dan CSS, barulah saya belajar bahasa pemrograman web yaitu PHP dan Javascript, PHP merupakan bahasa pemrograman yang bersifat server side programming yang dimana seluruh proses manipulasi data dilakukan di web server, oleh karena itu untuk menjalankan coding PHP diperlukan web server, sedangkan Javascript merupakan bahasa pemrograman yang bersifat client side programming yang berarti seluruh proses manipulasi data dilakukan di sisi client (browser), jadi hanya diperlukan browser untuk menjalankan coding Javascript.

Bersamaan dengan belajar PHP, saya juga belajar bagaimana membuat sebuah database menggunakan mysql dan bagaimana menghubungkannya dengan bahasa pemrograman PHP.

Dalam mempelajari PHP dan Javascript ini memang diperlukan sedikit ketekunan dan sering-sering mencoba membuat sebuah proyek website. Setelah memahami bahasa pemrograman web, barulah saya mulai mempelajari bagaimana menggunakan framework untuk mempermudah saya dalam membuat suatu proyek website.

Untuk penjelasan yang lebih detail lagi tentang bahasa pemrograman yang telah saya pelajari diatas, silahkan tunggu artikel-artikel saya berikutnya, silahkan meninggalkan komentar dibawah jika ingin request tentang bahasa pemrograman apa yang harus saya bahas selanjutnya ataupun sekedar kritik saran agar dapat saya koreksi secepatnya. Terimakasih sudah membaca, semoga dapat membantu sobat dalam belajar coding, Happy Coding!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahasa Pemrograman Apa Saja yang Wajib Dipelajari ?